Karya Ilmiah: Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Jenis dan Strukturnya

Pengertian Karya Ilmiah

Kenapa sih harus ada karya ilmiah? Nah kali ini kita akan membahas mengenai karya ilmiah yang terdapat pada materi kelas 11 SMA mulai dari pengertian hingga strukturnya.

Biasanya di beberapa sekolah ada ekstrakurikuler atau kelompok ilmiah remaja (KIR). di dalam ekstrakurikuler ini biasanya membahas mengenai pembuatan karya ilmiah.

Selain itu karya ilmiah juga sering sekali dilombakan, jadi kalau misalnya kalian cara membuat karya ilmiah dengan baik tentu saja hal ini sangat mendukung dan bermanfaat bagi kehidupan kalian.

Baik sekarang waktu SMA ataupun nanti ketika kalian memutuskan untuk melanjutkan pendidikan lagi di perguruan tinggi bahkan ketika kalian bekerja nanti ada beberapa pekerjaan yang memang mengharuskan adanya pembuatan karya ilmiah nah.

Oleh karena itu, pembuatan karya ilmiah ini sangat bermanfaat bagi kita.

Baca juga : Teks Anekdot: Pengertian, Ciri, Struktur, dan Kaidah Kebahasaan

Pengertian Karya Ilmiah

Pengertian dari karya ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan data dan fakta dan ditulis menurut metodologi penelitian yang baik dan benar dan tentu saja dapat dibuktikan kebenarannya.

Tujuan Karya Ilmiah

Tujuan dari karya ilmiah adalah untuk mempublikasikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat, jadi banyak sekali penelitian-penelitian yang nantinya dirangkum ke dalam karya ilmiah.

Ciri-Ciri Karya Ilmiah

Kemudian apa saja ciri-ciri dari karya ilmiah?

  1. Penjelasannya dituliskan secara masuk akal, jujur, logis apa adanya sesuai data dan fakta atau bersifat objektif. jadi di dalam karya ilmiah ini memang harus berdasarkan fakta kita tidak bisa membuat karya ilmiah itu dengan rekaan atau khayalan atau fiksi seperti ketika kita membuat cerpen maupun novel.
  2. Disusun secara urut dan berkesinambungan, jadi di dalam karya ilmiah strukturnya itu sudah baku dan harus disusun secara terstruktur ataupun urut. tidak bisa seperti novel.
    Kalau misalnya alurnya itu pada yang alur mundur artinya endingnya dulu yang diceritakan baru nanti menceritakan awal terjadinya, tapi untuk karya ilmiah penulisannya itu harus urut.
  3. Masalah dikupas secara terperinci dan lengkap, jadi di dalam karya ilmiah itu kita akan mengupas sebuah permasalahan itu secara detail dan juga lengkap tujuannya karena di dalam karya ilmiah itu ada permasalahan yang harus kita temukan, solusinya ataupun penelitian yang harus kita tuliskan sedetail mungkin.
  4. Kebenarannya dapat diuji, jadi dalam karya ilmiah itu yang dituliskan merupakan kebenaran yang bisa dipertanggungjawabkan. Jadi kita tidak boleh asal dalam menulis karya ilmiah.
  5. Berlaku secara umum, artinya simpulan itu cocok untuk segala populasi.
  6. Bahasa yang digunakan tentu saja merupakan bahasa yang sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD) dan juga Bahasanya harus baku. Karena di dalam karya ilmiah itu merupakan karya yang nantinya menjadi sumber referensi ilmu pengetahuan yang baru.

Jadi dalam karya ilmiah itu tidak boleh ada majas, atau ada kata konotasi.

Jenis-Jenis Karya Ilmiah

Sekarang kita akan membahas mengenai macam-macam atau jenis-jenis dari karya ilmiah, emang karya ilmiah Ada berapa jenis sih?

1. Karya Ilmiah Populer

  • Tema nya dekat dengan masyarakat secara umum
  • Diterbitkan atau ditemui di dalam surat kabar maupun koran yang bentuknya merupakan artikel ilmiah.
  • Bentuknya mana suka (dalam bentuk paragraf).

2. Karya Ilmiah Semi Formal

Karya ilmiah semi format harus sudah menggunakan penulisan yang terstruktur, Untuk melihat contohnya kalian bisa lihat di makalah ataupun paper.

3. Karya Ilmiah Formal

Berbeda dengan karya ilmiah semi formal, untuk karya ilmiah formal harus memiliki struktur penulisan yang lengkap. Contohnya seperti skripsi, tesis ataupun disertasi.

Struktur Karya Ilmiah

1. Judul

Judul pada karya ilmiah harus jelas, padat dan tetap mencerminkan karya ilmiah yang dibuat.

  • Harus satu frasa.
  • Mencerminkan karya ilmiahnya.
  • Jelas, padat, dan lengkap.

2. Pendahuluan

Hampir sama dengan pembuatan proposal, karya ilmiah juga memiliki latar belakang, rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat atau bisa juga sistematika penulisan.

  • Latar belakang.
  • Rumusan masalah.
  • Tujuan penulisan.
  • Manfaat.

3. Kerangka Teoritis

Di dalam kerangka teoritis pada sebuah karya ilmiah berisi tentang teori atau materi-materi yang kalian dapatkan dari berbagai sumber terpercaya seperti kutipan dari buku, jurnal, artikel ataupun laman internet.

  • Disebut juga dengan kajian pustaka atau landasan teori.
  • Berisi berbagai pengetahuan dari buku pendukung yang digunakan untuk menguatkan hasil penelitian dalam karya ilmiah.

4. Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian dalam sebuah karya ilmiah berisi tentang bagaimana cara kamu dalam melakukan penelitian tersebut misalnya prosedur, tahapan, subjeknya siapa, bagaimana proses penelitiannya, alat atau bahan yang digunakan apa, dan sebagainya.

Jadi pada bagian metodologi penelitian ini berisi tentang prosedur atau tahapan dalam penelitian.

  • Metode deskriptif.
  • Metode eksperimen.
  • Metode penelitian kelas.

5. Pembahasan

Di bagian pembahasan karya ilmiah merupakan intisari atau bagian pokok karya ilmiah. Karena karya ilmiah itu dibuat berdasarkan permasalahan yang ingin dicari solusinya.

Jadi, pada pembahasan ini kita bisa menceritakan solusi atau penelitian ini bisa menghasilkan apa saja.

6. Simpulan dan Saran

Struktur karya ilmiah selanjutnya adalah simpulan dan saran, Simpulan merupakan rangkuman yang telah disampaikan dari bab awal sampai akhir. Sedangkan saran berisi saran yang berguna tentang karya ilmiah tersebut.

7. Daftar Pustaka dan Lampiran

Dan stuktur karya ilmiah yang terakhir adalah daftar pustaka dan lampiran.

Daftar pustaka ini berkaitan dengan kerangka teoritis yang berisi tentang sumber atau rujukan yang diambil atau dikutip dari berbagai sumber. Penulisan di dalam daftar pustaka juga ditulis secara urut dari A-Z.

Itulah tadi pembahasan mengenai Karya Ilmiah dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Mulai dari pengertian, tujuan, ciri-ciri, jenis hingga strukturnya. Semoga mudah dipahami ya..