Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pengertian, Perbedaan dan Contoh

Penelitian kualitatif dan kuantitatif merupakan salah satu metode yang digunakan dalam sebuah penelitian, baik itu penelitian skripsi, karya ilmiah, proposal, makalah, jurnal dan lainnya.

Dalam penelitian banyak dari kita yang masih bingung, bagusnya menggunakan kualitatif atau kuantitatif?

Nah, jawabannya yaitu sesuai dengan kebutuhan dari setiap bentuk penelitian kita, Karena kualitatif dan kuantitatif terdapat perbedaan. Berikut penjelasannya !

[rb_related title=”Baca juga : ” total=”2″]

Pengertian Penelitian Kualitatif dan kuantitatif

Penelitian kualitatif dan kuantitatif berkaitan dengan model penelitian atau pendekatan penelitian yang mengacu pada metode penelitian. Bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis, jenis generalisasi dan penyajian data yang diperoleh melalui penelitian ?

1 – Pengertian Penelitian Kualitatif

Penelitian Kualitatif adalah penelitian atau metode yang dilakukan dengan cara mencari serta mengumpulkan data yang jelas dan akurat dan tidak bisa diukur dengan angka dan menerka-nerka. Bentuk data – data ini berupa pendapat serta alasan, dan jika sudah terkumpul akan disimpulkan dalam bentuk teori atau hipotesis.

Penelitian ini berlandaskan atas bentuk positivistis logik, yang berasumsi bahwa fakta sosial itu stabil, bahwa hubungan-hubungan dengan realitas tunggal itu stabil, terpisah dari perasaan dan keyakinan individu individu.

2 – Pengertian Penelitian Kuantitatif

Penelitian Kuantitatif adalah metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan yang dapat di ukur dengan hasil berupa persentasi atau hasil akhir dengan angka. Data yang sudah didapatkan akan diproses dengan rumus-rumus matematika, model serta teori yang sudah ada. Dari hasil akhir seperti presentasi atau angka tersebut akan dibuatkan kesimpulan akhir dari sebuah penelitian.

Kuantitatif ini lebih banyak digunakan dalam penelitian fisika, kimia serta penelitian yang banyak menggunakan rumus dan teori agar hasil yang didapatkan menuju benar dan tepat dan bisa diterapkan dalam pembelajaran atau lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Perbedaan Penelitian kualitatif dan kuantitatif

Secara umum, perbedaan antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif adalah bentuk data yang disajikan. Penelitian kuantatitif berkaitan dengan data dalam bentuk angka, dengan penyajian statistik, sedangkan penelitian kualitatif berkaitan dengan data yang bukan angka, disajikan dalam bentuk naratif. Berikut perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif lainnya :

1 – Tujuan Penelitian

Penelitian kuantitatif berupaya untuk menentukan kaitan-kaitan dan menjelaskan sebab dari adanya perubahan yang terukur dalam sebuah fakta sosial. Penelitian kualitatif lebih kearah tentang pemahaman yang mendalam mengenai ciri-ciri sosial dari perspektif akseptor (subjek). Hal ini didapat dengan cara tahapan partisipasi peneliti dalam kehidupan subjek.

2 – Metode dan Proses Penelitian

Dalam penelitian kuantitatif menggunakan langkah-langkah serta tata cara penelitian yang telah ditentukan secara mantap (sebelum melakukan penelitian) sebagai pedoman peneliti. Sedangkan dalam penelitian kualitatif strategi dan proses penelitian itu lebih fleksibel.

3 – Prototipe Penelitian

Dalam penelitian kuantitatif lebih digunakan dalam sebuah desain korelasional atau eksperimental untuk penyusutan kesalahan (error). Penelitian kualitatif pada Prototipe yaitu etnogafi, yang membantu para pembaca serta mempelajari dan memahami sudut pandang majemuk dalam situasi yang ada dan juga terdapat pada subjek penelitian.

4 – Peran Peneliti

Dalam penelitian kuantitatif peneliti bertindak sebagai spektator analis/jarak jauh, mungkin juga digabungkan dengan adanya peran manipulator secara jarak jauh. Responden merupakan projek untuk penelitian dengan ketentuan masih dalam konteks searah, Contohnya : Saya –> Benda.

Dalam penelitian kualitatif responden adalah subjek untuk peneliti dalam melakukan komunikasi dua arah . Contonya: Saya –>Anda –>Saya. Peneliti menggabungkan peran pelaku dan pengamat sebagai “konsultan interaktif’ atau “action researcher” .

5 – Isi Penelitian

Dalam penelitian kuantitatif isi penelitian berdasarkan wawasan terfragmentasi secara berurutan dan juga sesuai dengan hubungan sebab akibat serta variabel yang dilihat sebagian dari interpretasi peneliti. Dalam penelitian kualitatif isi penelitian bersifat menyeluruh, mencakup, holistik terutama dilihat dari penjelasan responden.

6 – Pentingnya Konteks dalam Penelitian

Penelitian kuantitatif berusaha membuat abstraksi universal dengan adanya bebas konteks.

Penelitian kualitatif mempercayai bahwa peristiwa atau perilaku manusia dapat dipengaruhi oleh “setting” di mana perilaku itu terjadi, sehingga perilaku manusia tersebut tidak terdapat wawasan tanpa memahami bingkai yang didalamnya serta manusia menginter-pretasikan perasaan, pemikiran dan tindakan-tindakannya.

Bingkai tersebut menjadi sebuah kepedulian/afeksi peneliti kualitatif selama pengumpulan data dan analisis data. Penelitian kualitatif membangun serta membentuk generalisasi yang terikat dalam konteks.

Contoh Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Berikut adalah beberapa contoh penelitian kualitatif dan kuantitatif :

Contoh Penelitian Kualitatif

  1. Administrasi perpustakaan yang tidak sesuai urutan membuat tata letak buku berantakan tidak sesuai dengan data input. Kalimat ini menunjukkan bahwa administrasi yang tidak tertata rapi. Tetapi kita tidak tau inputan seperti apa yang digunakan pihak administasi.
  2. Penggunaan aplikasi Gojek lebih banyak daripada gojek biasa. Kualitatif pada kalimat ini yaitu penggunaan aplikasi gojek yang banyak. Tetapi kita tidak tau berapa pengguna aplikasi gojek dan gojek biasa.

Contoh Penelitian Kuantitatif

  1. “Saat ini harga minyak gorek turun yang awalnya 30.000 rupiah menjadi 11.500 rupiah perliter”. Disebut sebagai kuantitatif dikarenakan datanya jelas yaitu berupa angka yang pasti.
  2. “Hasil presentasi penggunaan aplikasi Augmented Reality pada Gedung sekolah SMKN1 adalah 88%, dimana hasil persentasi tersebut didapatkan dari perhitungan menggunakan teori skala likert”. Pada kalimat tersebut jelas data kuantitatif terdapat teori perhitungan yaitu skala likert yang menghasilkan presentasi.

Demikianlah penjelasan mengenenai Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Dari perbedaan keduanya beserta contohnya maka kamu sudah bisa memahami metode apakah yang sesuai dengan kebutuhan kamu dalam melakukan penelitian.

Tinggalkan komentar