Portofolio : Pengertian, Jenis, Format, Contoh dan Cara Membuatnya

Portofolio saat ini menjadi salah satu hal yang harus diketahui oleh banyaknya pencari kerja. Teruntuk kamu yang masih sekolah, ada baiknya kamu mengetahui tentang portofolio ini. Karena ini akan sangat di perlukan saat kamu ingin melamar pekerjaan.

Portofolio ini bisa jadi hampir sama dengan CV yaitu melampirkan data diri kita selama kita pendidikan serta pernah bekerja sebelumnya. Dengan adanya portofolio memudahkan management dalam melihat data diri kita berdasarkan pengalaman atau job desk yang pernah kita kerjakan.

Selain portofolio, dokumen atau berkas lainnya yang dibutuhkan dalam melamar pekerjaan yaitu cv serta ijazah dan lainnya. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai portofolio :

Pengertian Portofolio

Portofolio adalah sebuah hasil karya yang dikumpulkan menjadi satu dan dimiliki oleh seseorang serta di dokumentasikan agar bisa dilihat dengan jelas serta spesifik perkembangan dari tujuan yang telah ditetapkan.

Seperti saya jelaskan tadi bahwa cv dan portofolio hampir sama, Namun terdapat perbedaan. Jika CV atau sering disebut dengan riwayat hidup melampirkan informasi yang terkait data diri kita, Sedangkan Portofolio lebih menuangkan hasil karya yang telah dibuat.

Pengertian portofolio dalam beberapa bidang yaitu :

1 – Dalam Bidang Dunia Politik

Portofolio adalah sebuah kewajiban dan tiang pemerintahan para menteri beserta jajarannya yang terdapat di dalam ruang lingkup institusi pemerintahan.

2 – Dalam Bidang Seni

Portofolio adalah sebuah bukti yang terkumpul hasil karya dari seseorang seniman. Contohnya yaitu berupa foto, majalah, rancangan bangunan dan lainnya yang pernah dia buat sebelumnya.

3 – Dalam Bidang Keuangan

Portofolio merupakan istilah yang digunakan dalam artikulasi kumpulan investasi yang disimpan atau dimiliki oleh sebuah institusi maupun diri sendiri atau seseorang.

4 – Dalam Bidang Manajemen Pemasaran dan Strategi

Portofolio yaitu sebuah hasil kumpulan proyek, produk, merek serta layanan jasa yang telah ditawarkan kepada konsumen nya dari sebuah perusahaan kecil maupun besar.

5 – Dalam Bidang Pendidikan

Portofolio yaitu sekumpulan informasi pribadi berupa dokumentasi serta catatan berdasarkan prestasi atas pencapaian yang dimiliki seseorang selama berjalannya pendidikan.

Manfaat Portofolio

Fungsi Portofolio adalah rujukan atau referensi yang digunakan untuk melihat pencapaian yang sudah diperoleh seseorang. Dengan adanya portofolio, Management atau sebuah perusahaan akan menilai baik atau tidak baik dalam sebuah pekerjaan dengan melihat portofolio nya serta mengetahui kapasitas serta kemampuan seseorang tersebut dalam suatu pekerjaan.

Manfaat utama Portofolio yaitu :

  • Membuktikan Konsistensi
  • Meluaskan kesempatan dalam mendapatkan client
  • Membantu kemampuan Verbal
  • Mendeskripsikan bakat seseorang dalam dunia kerja
  • Sebagai dokumentasi yang memperlihatkan kreativitas serta keahlian seseorang.
  • Sebagai mengimbang atas pencapaian kerjanya terdahulu
  • Dinilai lebih autentik atau terpercaya.
  • Menjadi perbedaan antara pelamar dengan pesaing lainnya
  • Memperlihatkan kepada management atau HRD bagaimana seseorang tersebut nantinya akan bekerjasama dengannya.

Jenis – Jenis Portofolio

Jenis – jenis portofolio yang wajib kamu ketahui yaitu :

1 – Portofolio Desain

Portofolio desain ini biasanya digunakan untuk seseorang dalam melamar pekerjaan pada bidang seni. Contohnya grafis dan animator. Kamu bisa menambahkan lampiran desain yang pernah kamu buat sebelumnya.

Untuk jenis penulisan dalam portofolio ini tidak ada secara khusus dan mengikuti aturan yang ada. Namun dalam porto ini dilihat bagaimana kreatifnya kamu dalam mendesain menunjangnya dalam sebuah karir kamu.

Hasil desain yang pernah kamu buat serta kamu publish tidak hanya memberikan kesan yang baik pada pihak management atau perusahaan, tetapi akan menjadi kebanggaan tersendiri dalam perjalanan karir yang dicantumkan dalam portofolio tersebut.

2 – Portofolio Lamaran Kerja

Portofolio lamaran kerja menjadi salah satu banyaknya lampiran dalam proses penseleksian dalam bekerja. Pihak management atau perusahaan akan meminta porto kalian, untuk menambah penilaian dalam mengetahui skill yang kalian.

Isi dari portofolio lamaran kerja yaitu data diri yang singkat, pendidikan, pengalaman, penghargaan serta tujuan kamu melamar ke perusahaan tersebut.

Tips buat kamu yang melamar sebagai seorang penulis, cantumkan beberapa perolehan penghargaan, pujian atau tulisan yang membanggakan yang membuat terkesan pihak perusahaan.

Format Portofolio

Walaupun portofolio tidak menggunakan bahasa yang baku, Tetapi ada beberapa bagian yang wajib dicantumkan dalam portofolio yaitu :

  • Daftar Isi –> dalam portofolio yaitu memudahkan pihak management atau perusahaan melihat lampiran – lampiran dokumen kita dengan cepat dan sistematis.
  • CV/Resume –> CV memang berbeda dengan portofolio, Tetapi jika pihak perusahaan meminta portofolio beserta cv, maka kamu bisa menggabungkan keduanya dalam 1 berkas hal ini dengan tujuan agar perekrut lebih mudah dalam melihat dokumen serta hasil karya-karya kamu serta prestasi kamu lainnya.
  • Motivasi, Tujuan dan pencapaian –> Tujuan terpenting dalam lembar portofolio yaitu dengan menuliskan motivasi, tujuan dan pencapaian kamu saat bekerja sebelumnya atau saat bergabung dalam perusahaan tersebut dimasa yang akan datang. Ada baiknya menuliskan visi dan misi dalam lembar portofolio dibagi menjadi dua bagian yaitu tujuan dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang. Hal ini agar perekrut mengetahui perkembangan kamu dimasa yang akan datang.
  • Keterampilan dan pengalaman –> hal ini tidak kalah penting dari visi dan misi. Karena dengan kamu mencantumkan keterampilan dan pengalaman akan membuat perekrut mempertimbangkan untuk menerima kamu didalam perusahaannya. Kamu bisa lebih menonjolkan keahlian kamu seperti desain, copywritting, programmer dan lainnya agar perusahaan yakin terhadap kamu melalui hal ini.
  • Hasil karya, pencapaian dan penghargaan –> pada bagian ini kamu tidak diwajibkan untuk mencantumkannya, Namun ada baiknya kamu mencantumkan hasil karya kamu walaupun tidak mendapatkan penghargaan. Cantumkan hasil karya dan pencapaian kamu yang terbaik dimasa perjalanan karir mu agar membuat perekrut terkesan atas perjalanan karir kamu selama ini.
  • Melampirkan Testimoni –> yang terakhir yaitu melampirkan bukti bahwa jasa atau produk yang kamu jual bagus di semua orang. Lampiran ini akan membuat perekrut yakin bahwa kamu mampu dalam memberikan pelayanan kepada semua orang. Lampirkan secara lengkap bukti-bukti testimoni seperti nama lengkap, jabatan serta institusi atau perusahaan.

Cara membuat Portofolio

Hal – hal yang perlu kamu ketahui dan kamu lakukan dalam membuat portofolio terbaik kamu dalam melamar pekerjaan :

1 – Menyeleksi karya Terbaik

Kamu hanya bisa mencantumkan hasil karya terbaikmu sebanyak 5 – 10 karya. Maka dari itu kamu harus menyeleksi karya terbaikmu yang banyak mendapat komentar bagus dari klien kamu sebelumnya.

Hal ini memberikan peluang untuk kamu dapat diterima pekerjaan. Karena kamu berkompeten dalam sebuah pekerjaan secara individu maupun team.

2 – Menentukan Desain Portofolio

Desain portofolio hendaknya dibuat tidak secara berlebihan. Buatlah desain yang menarik, nyaman dilihat, sederhana dan sesuai dengan kompetensi/keahlian kamu.

Dan buatlah desain yang menunjukkan hasil yang secara to the point dan tidak bertele-tele, contohnya pada bagian lembar depan kamu menjelaskan mengenai produk yang kamu jual, maka di selembaran berikutnya kamu tidak perlu menjelaskannya kembali. Hal ini akan tidak efektif oleh perekrut, maka fokus pada karya-karya yang memang terbaik dalam porto kamu.

3 – Menyiapkan Isi Portofolio

Agar tidak terkesan hanya gambar saja kamu tonjolkan, maka kamu juga cantumkan kata pendukung dalam porto kamu. Bisa sebuah penjelasan tentang karya kamu.

Menyiapkan isi atau deskripsi portofolio ini juga akan memudahkan kamu dalam mengelompokkan serta penyusunan yang sesuai dengan karya-karya kamu .

4 – Menentukan Media Portofolio

Media untuk membuat portofolio dari internet berbagai macam dan kamu bisa membuatnya secara online maupun di cetak. Dengan membuat porto secara online kamu bisa mengedit dan menambahkan dengan mudah dan cepat.

Selain bisa diedit, Orang – orang dapat melihat portofolio kamu secara online dan diakses dimanapun.

5 – Menyiapkan Bahan dan Alat

Bahan dan alat ini digunakan untuk kamu yang memilih untuk portofolio cetak daripada menggunakan media online di internet. Kamu bisa menggunakan bahan dan alat yang sederhana jika kamu kreatif dalam mendesain, seperti kertas binder atau loose – leaf serta cover yang transparan.

Selain itu juga kamu bisa menggunakan kertas yang biasa yang berukuran seperti 11 x 14 inch dan lainnya. Dengan portofolio cetak kamu bisa menambah serta mengganti karya sesuka kamu.

6 – Menyiapkan Platform

Platform ini digunakan untuk kamu yang membuat portofolio secara online. Platform ini dibedakan menjadi 2 bagian yaitu :

  • Website –> Website merupakan platform yang tersedia untuk menampilkan portofolio kita dan dapat di lihat oleh semua orang. Medianya yaitu Blogger dan WordPress.
  • Social Media –> Jika website terlalu rumit menurut kalian, kamu bisa menggunakan social media kamu untuk menampilkan portofolio kamu, contohnya : Tiktok, Instragram, Facebook, Youtube dan lainnya. Namun, untuk menampilkan itu semua kamu harus melengkapi visual yang menarik.

7 – Menyusun Layout Portofolio

Menyusun layout merupakan hasil bagian akhir dari semuanya. Dalam penyusunan kamu bisa melihat kembali apakah portofolio yang sudah kamu siapkan sesuai dengan perencanaan serta bidang-bidang pekerjaan yang diminati.

Dan pastikan kembali susunan tata letak hasil karya secara rapi dan tidak terjadinya duplicate.

8 – Menampilkan Ulasan

Menampilkan ulasan ini yaitu menambahkan testimoni hasil karya kita kepada client. Pada bagian ini jika kamu tidak ada dan masih baru belum ada produk atau jasa untuk melakukan kerjasama, maka kamu bisa tidak mencantumkannya.

Tetapi tetap melampirkan hasil karya kita ya.

9 – Melakukan Review Hasil

Langkah terakhir yaitu melakukan review hasil yang telah dibuat agar tidak terjadi kesalahan seperti penggunaan kata yang tidak tepat, pengulangan kata serta terjadinya kesalahan penulisan. Hindari hal – hal seperti ini agar perekrut tertarik melihat portofolio kamu.

Perbaiki jika menurut kamu desain serta kata-kata yang salah, buatlah semenarik mungkin portofolio kamu.

Contoh Portofolio

Berikut adalah contoh Portofolio yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam membuat :

1 – Web dan UI Designer

2 – Ilustrator

3 – Brand Design

4 – Graphic Designer

5 – Company Founder

Demikianlah penjelasan mengenai contoh portofolio beserta penjelasannya. Kamu bisa membuatnya di berbagai platform yang ada.

Tinggalkan komentar