Cerpen: Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh dan Strukturnya Lengkap

Contoh Cerpen – Cerpen adalah salah satu karya sastra yang berbentuk menggambarkan atau menceritakan suatu tokoh dari berbagai macam seperti watak si tokoh, hari-hari si tokoh atau pun kesedihan dan kesenangan si tokoh. Cerpen ini juga menceritakan bagaimana cara penyelesaiannya dan solusi apa yang bisa diambil.

Apakah cerita pendek ini adalah cerita yang benar dengan adanya kejadian atau hanya fiktif belaka ? Nah, bagi teman-teman yang masih bingung bahwa cerpen ini termasuk ke golongan mana bisa dipahami dari segi pengertian. Berikut contoh cerpen dan penjelasannya!

[rb_related title=”Baca juga : ” total=”2″]

Pengertian Cerpen

Cerpen adalah cerita pendek yang menceritakan cerita fiksi tentang seseorang tokoh yang dibahas dari awal cerita hingga akhir cerita. Cerpen ini menggambarkan suatu kisah yang dialami sang tokoh dengan berbagai konflik dan cara penyelesaiannya yang relatif singkat. Singkatnya cerpen ini relatif dari 300- 500 kata atau 500 lebih dan berdurasi sekitar 7-10 menit.

Cerpen ini merupakan cerita yang nyata dan diceritakan secara singkat yang tidak lebih dari sepuluh ribu (10.000) kata. Pada umumnya cerpen ini berupa cerita yang langsung pada inti tujuannya dan cerita ini sangat padat atau komplit dibandingkan dengan karya-karya lainnya.

Ciri-Ciri cerpen

Ciri-ciri cerpen berupa prosa naratif fiktif. Didalam sebuah cerpen pasti terdapat ciri-ciri yang dapat membedakan bahwa ini merupakan sebuah cerpen. Berikut ini elemen-elemen penting yang terdapat di sebuah cerpen :

  • Tokoh cerita yang terdapat didalam sebuah cerpen hanya sedikit.
  • Alur atau jalan cerita yang terdapat pada sebuah cerpen sangat sederhana atau lebih ke intinya
  • Didalam sebuah cerpen hanya ada satu jalan cerita atau yang sering disebut dengan plot.
  • Latar yang terdapat dalam sebuah cerpen relatif terbatas hanya sesuai di ruang lingkup itu saja.
  • Watak pada masing-masing tokoh diceritakan secara singkat.
  • Isi dari sebuah cerpen bersumber dari kehidupan sehari-hari.
  • Pesan dan kesan yang terdapat dalam sebuah cerpen sangatlah mendalam agar si pembaca terbawa dalam alur cerita.
  • Tulisan pada sebuah cerpen tidak lebih dari 10.000 kata.
  • Subjek dan tema dalam sebuah cerpen ini hanya ada satu saja.

Struktur cerpen

struktur cerpen juga berpengaruh dalam membangun sebuah cerpen. Berikut adalah struktur yang terdapat dalam sebuah cerpen :

  • Kerangka
  • Tujuan ( Orientasi)
  • Masalah (Komplikasi)
  • Pertimbangan (Evaluasi)
  • Pemecahan masalah (Resolusi)
  • Kesimpulan

Unsur-Unsur Cerpen

Unsur Cerpen juga termasuk dalam kategori penting untuk membangun sebuah cerpen dan tidak hanya dibuat secara asal-asalan. Unsur cerpen terbagi menjadi 2 bagian yaitu unsur Intrinsik dan unsur ekstrinsik. Berikut unsur cerpen dan penjelasannya :

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik cerpen merupakan unsur yang mengembangkan sebuah cerita yang berasal dari cerita itu sendiri. Unsur Intrinsik pada sebuah cerpen yaitu :

  • Tema adalah Permasalahan yang akan dibuat dan pada umumnya tema ini disampaikan berupa kata benda misalnya perjuangan, persahabatan. Tema berbeda dengan judul, judul didapatkan dari sebuah tema. Jadi sebelum membuat judul maka terlebih dahulu tentukan sebuah tema. Contohnya tema nya adalah “Perjuangan Guru” maka judul yang bisa diambil adalah “Guru yang sabar dan hebat”.
  • Tokoh adalah pemeran yang dibuat oleh sang penulis. Tokoh ini akan diberikan watak atau pun nama. Namun juga bisa terjadi secara umum seperti kakak, adik, ayah, ibu dan lainnya. Pada sebuah cerpen pemberian nama tokoh sangatlah penting hal ini terjadi karena sang penulis menggunakan konsep etimologi.
  • Penokohan adalah Tokoh yang telah diberikan watak, tempat dan waktu untuk sebuah cerpen.
  • Watak adalah sifat yang diberikan kepada sang tokoh sesuai dengan tema cerita. Watak tokoh ini terdapat 3 jenis yaitu tokoh protagonis biasa disebut dengan baik, tokoh antagonis yang disebut jahat, tokoh tirtagonis yang disebut dengan penengah.
  • Latar biasanya disebut dengan tempat, tempat yang digunakan untuk sebuah cerita pendek. Latar ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu latar tempat, latar suasana dan latar waktu.
  • Plot atau jalan cerita adalah sebuah karangan yang dibuat dari awal hingga akhir sesuai dengan jalan ceritanya. Plot ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu plot kilas balik dan linear. Kilas balik yang terdapat pada cerpen yaitu cerita yang membahas tentang masa lalu. sedangkan linear yaitu alur cerita yang bersambung.
  • Sudut pandang adalah penggunaan sudut pandang dalam sebuah cerpen tergantung kepada penulis. Sudut pandang terbagi menjadi dua bagian yaitu sudut pandang pertama dan sudut pandang ketiga. Sudut pandang yang pertama yaitu terdapat pelaku utama (Tokoh utama) dan pelaku sampingan (menceritakan orang lain) biasanya menggunakan Aku. Sudut pandang orang ketiga yaitu dia.
  • Pesan dan Amanat adalah hal yang bisa kita ambil dari segi positifnya. Seorang penulis seharusnya telah memikirkan pesan yang bisa diambil oleh pembaca.

2. Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik cerpen adalah isi yang menerangkan tentang isi sebuah cerpen. Unsur – unsur ini terdiri dari beberapa bagian yaitu :

  • Terdapat latar belakang dari sang penulis atau pengarang, biasanya berdasarkan pengalaman dari sang pengarang.
  • Terdapat latar belakang dari ruang lingkup masyarakat. Berdasarkan latar belakang masyarakat ini akan berpengaruh pada jalan cerita sebuah cerpen.
  • Terdapat biografi biodata secara keseluruhan.
  • Adanya aliran sastra, hal ini sangat berpengaruh pada gaya bahasa yang digunakan pada sebuah cerpen.
  • Terdapat latar belakang psikologi seperti senang, sedih, suka, sedih atau kondisi mood yang dibawakan oleh penulis.

Fungsi

Fungsi cerpen terdiri dari 5 bagian yaitu :

  • Fungsi rekreatif yaitu fungsi ini sebagai penghibur untuk pembacanya seperti perasaan senang, gembira dan sedih.
  • Fungsi estetis yaitu mengandung nilai keindahan yang membuat pembacanya puas dengan cerita yang telah di buat.
  • Fungsi didaktif yaitu fungsi yang memberikan kesan mendidik bagi para pembacanya dengan adanya nilai-nilai kebaikan dan nilai-nilai kebenaran yang ada.
  • Fungsi Moralitas yaitu fungsi yang terkandung nilai moral untuk pembacanya, sehingga si pembaca bisa mengambil moral yang baik atau moral yang tidak baik bagi si pembaca.
  • Fungsi Relegiusitas yaitu fungsi yang memuat ajaran agama yang bisa menjadi teladan untuk para pembacanya.

Contoh Cerpen

Contoh cerpen singkat bisa terjadi dari pengalaman pribadi kita, kehidupan kita sehari-hari dan cenderung mengenai apa yang sudah pernah terjadi di diri kita seperti contohnya cerpen persahabatan.

PERSAHABATAN

Pada hari minggu,aku janjian dengan 2 sahabatku sejak SD dulu hingga sekarang. Namanya Ika dan Nelvi, merekalah sahabat-sahabat baikku. Masih teringat ketika masih sekolah dulu selalu pulang bersama. Ke kantin, olahraga, senam pagi, hingga belajar les bersama.

Sepanjang jalan aku selalu ingat hal konyol ketika bercanda saat sedang jam istirahat. Senang rasanya bisa memiliki sahabat sebaik mereka. Walaupun sekarang kami sudah jarang ketemu, tetapi kami selalu berkomunikasi. Akhirnya sampai lah aku ke warung soto langganan kami, ternyata ika sudah sampai terlebih dahulu dari aku,tinggal menunggu nelvi yang tak kunjung kelihatan dari jarak jauh di sebarang jalan. Sambil menunggu nelvi, kami pun bercerita membahas sekolah tingkat atas sesuai dengan keinginan kami.

Tak lama kemudian, nelvi pun datang. Suasana yang tadinya membahas tentang sekolah sekarang sudah tidak lagi membahas hal itu. Nelvi seorang yang ceria, dia selalu membuat teman-temannya ketawa dengan lelucon yang mungkin menurut orang lain tidak lucu. ya itu lah dia, segala cara agar sahabatnya terlihat ceria. Sambil mendengar cerita dan sambil bercanda kami pun memesan makanan dan minuman favorit kami. waktu terus berlalu, tidak terasa kami sudah mengobrol dan makan dengan waktu yang cukup lama sekitar 3 jaman.

Tiba kami selesai, cuaca tidak mendukung untuk kami pulang dikarenakan hujan. Dan akhirnya kami menunggu hingga hujan reda. Disaat hujan turun kami teringat pada masa SD, ketika hujan petir, maka terasalah petir itu di kelas, betapa ketakutannya kami. Para guru selalu membuat kami tenang seakan tidak akan terjadi sesuatu. Mengingat itu semua, ingin rasanya terulang kembali masa-masa SD

Tidak terasa hujan mulai reda, dan kami pun akhirnya memutuskan untuk pulang secepat mungkin agar tidak kehujanan lagi, tetapi kami sedih waktu cepat berlalu dan pada akhirnya kami harus berpisah. Semoga kita bisa bertemu lagi sahabat, jangan lupakan teman lama karena sudah ada teman baru. ingatlah kenangan kita dulu dan selamat tinggal.

Demikianlah penjelasan mengenai cerpen beserta contoh nya. Kamu juga bisa membuat cerpen berdasarkan kisah hidupmu yang pernah kamu lalui dari contoh di atas, baik cerita gembira maupun cerita tidak menggembirakan. Namun tidak semua cerita yang bisa dibentuk menjadi sebuah cerpen, karena membuat sebuah cerpen juga ada unsur-unsur dan tata cara membuat cerpen agar terlihat tertarik untuk si pembaca. Sebuah cerpen juga mengandung makna positif berupa memotivasi untuk si pembaca dan makna negatif agar tidak mempengaruhi pembaca untuk melakukannya.

Tinggalkan komentar