Aproksimasi (Pengukuran Panjang dan Contohnya)

Aproksimasi ini membahas tentang pengukuran panjang dan pengukuran berat. Didalam pengukuran panjang terdapat satuan baku ukuran panjang dan pembulatan hasil pengukuran panjang. sedangkan di pengukuran berat terdapat satuan baku pengukuran berat dan pembulatan hasi pengukuran berat.

A. Pengukuran Panjang

1.Satuan Pengukuran Panjang

pasti kalian sudah sering dengar istilah km, hm, dam, m, dm, cm, mm. Nah apa sih singkatan dari istilah tadi.

  1. km = Kilometer
  2. hm = hektometer
  3. dam= dekameter
  4. m = meter
  5. dm = desimeter
  6. cm = centimeter
  7. mm = milimeter

bagaimanakah betuk dari tangga satuan panjang ini ? nah dibawah ini adalah gambar dan penjelasan dari satuan panjang

Tangga Satuan Panjang

pada tangga metrik ukuran panjang tersebut, sudah digambarkan secara bertingkat. dar bawah adalah satuan panjang terpendek, yaitu mm. Bagaimanakah cara memahami tangga satuan panjang diatas ?

  • Setiap turun 1 (satu) tingkat maka dikalikan 10. Misalnya dari km ke hm turun satu tingkat. Artinya, 1 km= 10 hm. Dari hm ke dam turun satu tingkat. Artinya, 1 hm = 10 dam. dari dam ke m turun satu tingkat. Artinya, 1 dam = 20 m . dan begitu seterusnya sampai ke cm turun ke mm.
  • Turun 2 (dua) tingkat maka dikalikan 100 (ingat, 100 = 10×10). Misalnya dari km ke dam turun dua tingkat. Artinya 1 km = 100 dam. Dari hm ke m turun 2 tingkat. Artinya, 1 hm = 100 m. Dari dam ke dm turun dua tingkat. Artinya, 1 dam = 200 dm. dan begitu seterusnya.
  • Demikian juga turun 3 (Tiga) tingkat maka dikalikan 1000 (ingat, 1000= 10x10x10). dan turun 4 tingkat maka di kalikan 10.000.

penjelasan di atas yaitu tangga turun. Bagaimana jika naik tangga ?

  • Jika naik 1 (satu) tingkat maka dibagi 10. Misalnya dari mm ke cm naik satu tingkat. Artinya, 1 mm -1 : 10 cm. dari cm ke dm satu tingkat. Artinya, 1 cm = 1 : 10 dm . contohnya 20 cm berapa dm . maka 20 cm = 2 dm . caranya 20 : 10 = 2
  • begitu juga jika naik 2 (dua) tangga dan 3 (tiga) tangga . jika 2 tangga di bagi 100 sedangkan 3 tangga dibagi 4

agar lebih paham langsung saja ke ke contoh ya

selesaikanlah!

  • 20 dm = 200 cm
  • 32.500 cm = 325 m

caranya :

  • dari dm ke cm turun satu tingkat sehingga , (20 dm = 20 x 10 cm = 200 cm)
  • dari cm ke m naik dua tingkat sehingga , (32.500 cm= 32.500 : 100) m= 325 m

nah agar lebih paham lagi lanjut kita ke contoh ke 2 ya :

  1. 21 hm + 100 dam = ………. m
  2. 3 m + 70 cm = ……….. mm
  3. 2.000 + 5.000 dm = ………. km

jawab :

1. Dari hm ke m turun dua tingkat.
dari dam ke m turun satu tingkat, maka 
21 hm = 21 x 100 = 2.100 m
100 dam = 100 x 10 m = 1.000 m
sehingga :
21 hm + 100 dam = 2.100 + 1.000 m = 3.100 m

2. Dari m ke mm turun tiga tingkat.
Dari cm ke mm turun satu tingkat.
3 m = 3 x 1.000 = 3.000 mm
70 cm =  70 x 10 mm = 700 mm
sehingga : 
3 m + 70 cm = 3.000 mm + 700 mm = 3.700 mm

3. Dari m ke km naik tiga tingkat.
Dari dm ke km naik empat tingkat.
2.000 m = 2.000 : 1.000 km = 2 km
50.000 dm = 50.000 : 10.000 m = 5 m
sehingga
2.000 m + 50.000 dm = 2 km + 5 km = 7 km 

Nah teman-teman ada tips buat kalian . jika mengerjakan soal satuan panjang kayak diatas, maka kalian harus sama kan terlebih dahulu satuan akhir dari soal. contohnya seperti 20 km + 10 hm = …. dam . maka kalian sama kan terlebih dahulu satuannya ke dam . km ke dam dan hm ke dam. Dan ingat jika turun tangga di kali, sedangkan naik tangga dibagi.

NAH, Bagaimana jika satuan panjang dalam soal cerita ??? yuk disimak sama-sama

Pak Bayu mengendarai motornya menuju kota Asri. Jarak Kota Asri dari rumahnya adalah 20 hm. Pak Bayu melanjutkan perjalannya sejauh 3 km dan sampailah ke kota Rindang. Berapa dam jarak yang ditempuh Pak Bayu dari rumahnya ?

jawab :

dari ilustrasi diatas, dapat dituliskan sebagai berikut :

jarak yang ditempuh adalah 20 hm + 3 km. karena yang diminta dalam satuan dekameter (dam) maka satuannya kita sajikan dalam dam.

20 hm = 20 x 10 dam = 200 dam

3 km = 3 x 100 dam = 300 dam

sehingga :

20 hm + 3 km = 200 dam + 300 dam = 500 dam

jadi, jarak yang ditempuh Pak Bayu dari rumahnya adalah 500 dam

2.Pembulatan Hasil Pengukuran Panjang

jika pengukuran satuan panjang dai 0 sampai 10 dengan menggunakan penggaris dan satuannya cm yaitu pembulatan nya adalah :

Misal hasil pengukuran panjang benda berada diantara dua satuan berurutan. Batas pembulatan ke satuan terdekat adalah setengah (0,5) jarak dua satuan itu .

  • Melebihi batas itu berarti dibulatkan ke atas
  • Kurang dari batas itu berarti dibulatkan ke bawah

Misalnya :

9,3 dibulatkan kebawah menjadi 9. Karena 9,3 berada di antara 9 dan 10, batasnya adalah 9,5. (kalian tahu, 9,3 nilainya kurang dari 9,5)

9,4 dibulatkan ke bawah menjadi 9. Karena 9,4 berada di antara 9 dan 10, batasnya adalah 9,5. (kalian tahu, 9,4 nilainya kurang dari 9,5)

9,6 dibulatkan ke atas menjadi 10. Karena 9,6 berada diantara 9 dan 10, batasnya adalah 9,5. (Kalian tahu, 9,6 nilainya lebih dari 9,5)

Nah, bagaimana jika mengukur satuan panjang jika penggaris yang digunakan adalah penggaris 1 meter ? pada penggaris tersebut hanya tertera 0, 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90, 200 (dalam cm )?

Misal hasil pengukuran panjang benda berada diantara dua bilangan puluhan berdekatan. Batas pembulatan ke puluhan terdekat adalah setengah jarak dua bilangan puluhan itu.

62 dibulatan kebawah menjadi 60. Karena anatar 60 dan 70, batasnya adalah 65. (Kalian tahu, 62 nilainya kurang dari 65)

63 dibulatkan ke bawah menjadi 60. Karena antara 60 dan 70, batasnya adalah 65. (Kalian tahu, 63 nilainya kurang dari 65)

67 dibulatkan keatas menjadi 70. Karena antara 60 dan 70, batasnya adalah 65. (kalian tahu 67 nilainya lebih dari 65.

lebih lanjut jika kalian melakukan pembulatan keratusan terdekat, kalian tinggal mengganti batas pembulatan antara dua ratusan berurutan, yaitu 50. Demikian seterusnya.

contoh :

18,3 dibulatkan menjadi = 18

23 dibulatkan menjadi 20

87 dibulatkan menjadi 90

57,8 dibulatkan menjadi 58

Nah itulah materi yang dibahas pada Aprokmasi satuan panjang dan pembulatan pengukuran panjang. akan lebih paham adik-adik sekalian. Mari kerjakan tugas dibawah ini untuk melatih kita.

Soal :

  1. isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
  • 2 m = …….. cm
  • 5 km = …… dam
  • 12 hm = …… cm
  • 90 mm = ……. dm
  • 70 dam = ….. m

2. Hitunglah ! (Petunjuk : samakan satuannya dengan satuan yang ditanyakan).

  • 22 hm + 200 dam = …… m
  • 30 m + 40 cm = ……dm
  • 7 km + 400 m = …… hm
  • 40 hm + 100 dm = …… m
  • 400 cm + 1.500 mm = ….. dam

3. Rombongan wisata SD Cempaka mendatangai tiga lokasi wisata. Jarak lokasi wisata I dari tempat pemberangkatan 75 km. Jarak lokasi II dari lokasi 17 km. Selanjutnya, mereka pulang menempuh jalan 4 km menuju lokasi teakhir. Mereka pulang menempuh jalan lain dengan jarak 67 km. Berapakah total jarak yang mereka tempuh selama berwisata ?

4. Nita memberi pita sepanjang 5 m. sepanjang 2 m ia gunakan untuk menghiasi beberapa kado. sepanjang 1 m ia berikan kepada temannya. Adik meminta 50cm. Berapa sentimeter sisa pita yang dimiliki Nita ?

5. Lakukan lah hasil pengukuran panjang berikut ini ke satuan terdekat !

  • 11,4 cm
  • 10,6 cm
  • 13,2 cm
  • 15,8 cm
  • 21,1 cm
  • 201,3 cm

selamat mengerjakan dan semoga berhasil. jika ada kendala dalam memahami satuan panjang ini bisa koment dibawah ini. kami siap membantu dan menjelaskan kendala dalam belajar aprokmasi ini.

2 pemikiran pada “Aproksimasi (Pengukuran Panjang dan Contohnya)”

Tinggalkan komentar