12 Penyakit Pada Sistem Pernapasan

Halo teman-teman, semoga teman-teman diberikan kesehatan ya. Nah, sekarang di riau lagi pada demo-demo nya nih. demo apaan yah ? demo tentang asap. ASAP ??? sampe segitunya ya harus demo ? apa sampai mencermari lingkungan? kenapa harus demo ? apa dampak nya ?

Teman-teman sekalian ASAP mungkin tidak asing lagi bagi kita. ASAP terjadi dikarenakan pembakaran lahan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. kenapa ? alasannya berbagai ragam, bisa dibilang untuk kepentingan pribadi ataupun untuk membuat lahan pemukiman atau hal lainnya. Apakah yang di lakukan itu mereka tidak memikirkan dampak nya ? padahal dampak itu tersendiri bisa mengakibatkan hal yang fatal untuk dirinya sendiri. Nah untuk ini mungkin hanya pribadi masing-masing yang bisa jawab .

Teman-teman di Riau setiap tahunnya mengalami bencana yaitu kabut asap, setiap tahunnya mereka harus menghirup asap. Sampai sekarang belum ada nya tindakan atas bencana tiap tahun yang dialami di Riau. Padahal cukup kita ketahui bahwa menghirup udara yang kotor itu akan mengakibat kita menjadi sakit. apalagi asap yang tiap harinya di hirup apa yang akan terjadi ?

Nah sekarang yuk kita bahas 12 penyakit pada sistem pernapasan

1. FARINGITIS

faringitis adalah radang pada faring karena infeksi sehingga timbul rasa nyeri pada waktu menelan makanan ataupun kerongkongan terasa kering. Gangguan ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Bakteri yang biasa menyerang penyakit ini adalah Streptococcus Pharyngitis. Peradangan juga dapat terjadi karena terlalu banyak merokok, ditandai dengan rasa sakit saat menelan dan rasa kering di kerongkongan

2. ASMA

Asma merupakan penyakit radang paru-paru yang menimbulkan serangan sesak napas dan mengi yang berulang. Asma merupakan salah satu kelainan paru-paru paling banyak dan bervariasi, menyerang satu dari empat anak di beberapa daerah.

Otot dinding saluran udara berkontraksi seperti kejang, menyebabkan saluran udara menyempit, sehingga terjadi serangan sesak napas. Penyempitan diperburuk oleh sekresi lendir yang berlebihan. Sebagian besar kasus terjadi di masa kanak-kanak dan biasanya berkaitan dengan penyakit yang didasari oleh alergi seperti eksema dan keduanya mempunyai faktor penyakit turunan.

3. INFLUENZA (FLU)

Penyakit influenza disebabkan oleh virus influenza. Gejala yang ditimbulkan antara lain pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan tenggorokam terasa gatal. Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut saluran pernapasan terutama ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorokan dan batuk yang tidak berdahak. Lama sakit berlangsung antara 2-7 hari dan biasanya sembuh sendiri.

4. EMFISEMA

Emfisema adalah penyakit pada paru-paru yang ditandai dengan pembengkakan pada paru-paru karena pembuluh darahnya kemasukan udara. Emfisema disebabkan hilangnya elastisitas alveolus. Emfisema ditandai dengan pernapasan yang pendek yang disebabkan oleh kesulitan untuk menghembuskan seluruh udara keluar dari paru-paru karena tekanan udara yang berlebihan dari kantung dari kantung udara didalam paru-paru (alveoli). Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas. Asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1- antitripsin adalah penyebab kehilangan elastisitas pada paru-paru ini.

5. BRONKITIS

Bronkitis adalah suatu peradangan pada cabang tenggorokan (Bronchus) (saluran udara ke paru-paru). Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit manahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius.

6. ASBESTOSIS

Asbestosis adalah suatu penyakit saluran pernapasan yang terjadi akibat menghirup serat-serat asbes, dimana pada paru-paru terbentuk jaringan parut yang luas. Asbestos terdiri dari serat jika silikat mineral dengan komposisi kimiawi yang berbeda. Jika terhisap, serat asbes mengendap didalam paru-paru, menyebabkan parut. Menghirup asbes juga dapat menyebabkan penebalan pleura (selaput yang melapisi paru-paru).

7. SINUSITIS

Sinusitis merupakan penyakit peradangan pada bagian atas rongga hidung atau sinus paranasalis. Penyakit sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, virus, menurunnya kekebalan tubuh, flu, stress, kecanduan rokok, dan infeksi pada gigi.

8. TUBERCULOSIS (TBC)

Tuberculosis (TBC) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi kumanMycobacterium tuberkulosis yang bersifat sistemik, yang dapat bermanifestasi pada hampir semua organ tubuh dengan lokasi terbanyak di paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer. Bakteri ini menyerang paru-paru sehingga pada bagian dalam aveolus terdapat bintil-bintil. penyakit ini menyebabkan proses difusi oksigen yang terganggu karena adanya bintik-bintik kecil pada dinding alveolus.

9. PNEUMONIA

Pneumonia atau juga disebut dengan radang paru-paru merupakan suatu penyakit pada paru-paru dimana pulmonary aveolus yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atsmorfer meradang dan terisi oleh cairan.Radang paru-paru dapat disebabkan oleh beberapa penyebab termasuk oleh infeksi bakteria, virus, jamur, atau pasilan (parasit). Radang paru-pau juga dapat disebabkan oleh kepedihan zat-zat kimia atau cedera jasmani pada paru-paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya. seperti kanker paru-paru atau berlebihan minum alkohol

10. DIPTERI

Dipteri adalah infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. pada umumnya disebabkan oleh Corynebacterium diphterial. pada tingkat lanjut, penderitanya dapat mengalami kerusakan selaput jantung, demam, lumpuh, bahkan meninggal dunia

11. RENITIS

Renitis merupakan peradangan pada rongga hidung sehingga hidung menjadi bengkak dan banyak mengeluarkan lendir.. Gejala-gejala yang timbul pada seseorang yang menderita renitis antara lain bersin-bersin, hidung gatal, hidung tersumbat, dan berair (ingus encer). Renitis bisa ditimbulkan karena alergi atau faktor lain.

12. INFEKSI SALURAN PERNAPASAN ATAS (ISPA)

Upper Respiratory Tract Infection (URI) Merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan manusia bagian atas, yaitu hidung, laring(tekak), dan tenggorokan. penyakit ini sering dijumpai pada masa peralihan cuaca. Penyebab munculnya ISPA hampir sama dengan influenza, yaitu karena kekebalan tubuh yang menurun. Sedangkan bakteri yang dapat menyebabkan ISPA berasal dari jenis stafilokokus, Streptokus, dan pneumokokus. ISPA dibagi dalam tiga tingkat, yaitu ringan, sedang, dan berat. Gejala ISPA ringan berupa batuk, suara serak, hidung berlendir dan demam.

Nah teman-teman itulah penjelasan dari saya tentang 12 penyakit pada sistem pernapasan. dampak dari pembakaran hutan yang berlebihan mengakibatkan penyakit ISPA dan Asma pada masyarakat.

Tetap semangat teman-teman di Riau melawan asap dan jangan lupa menggunakan masker . semoga bermanfaat penjelasan ini .

TERIMA KASIH

YAKIN GAK MAU KOMENTAR?